Hari-hari sekarang sungguh merupakan hari-hari yang berat bagi masyarakat pada umumnya. Berita-berita tentang kesulitan hidup masyarakat selalu mengisi halaman-halaman surat kabar serta media massa lainnya. Kesulitan untuk mendapatkan minyak tanah karena harganya yang terus meningkat dan pasokannya yang semakin langka, kenaikan harga kebutuhan bahan-bahan pokok lainnya, kisah orang yang tak mampu untuk berobat dan menyekolahkan anak, hingga cerita-cerita memilukan tentang ibu yang membunuh anak-anaknya sendiri akibat tekanan ekonomi terus menjadi berita sehari-hari. Belum lagi penderitaan akibat bencana yang terjadi di berbagai tempat di Indonesia, mulai dari tragedi lumpur di Sidoarjo hingga banjir di mana-mana.
Persoalan bangsa yang harus dihadapi negara ini memang sangat rumit dan berat, apalagi di tengah kecenderungan ekonomi dunia yang melemah serta harga minyak dunia yang sangat tinggi seperti sekarang. Siapapun yang menjadi presiden atau politisi, akademisi, aktivis LSM, birokrat, hingga tokoh agama saat ini tidak akan mampu mengatasi persoalan jika tidak memiliki strategi yang jelas bagaimana memberikan solusi atas berbagai persoalan. Apalagi bila posisi tersebut lebih digunakan semata-mata untuk mendapatkan ’kekuasaan’ dan ’uang’ seperti yang sekarang banyak terjadi, serta bukan untuk membantu masyatakat.
Kita tak boleh membiarkan masyarakat terus mengalami penderitaan hingga waktu-waktu mendatang. Masyarakat harus dibebaskan dari kesulitan yang dihadapinya, dan Indonesia harus bangkit untuk menjadi bangsa dan negara maju. Untuk itu, kita memerlukan solusi atas semua persoalan yang ada. Untuk apa menjadi politisi, aktivis masyarakat, pejabat publik, dan bahkan pemimpin bangsa kalau tidak dapat menawarkan solusi yang tepat bagi bangsa kita? Karena itu solusi merupakan kata kunci yang harus dipegang oleh seluruh elemen bangsa ini, terutama para pemimpinnya. Solusi tersebut harus pula merupakan solusi bersama, dan bukan solusi masing-masing yang dapat bertabrakan yang satu dengan yang lainnya.
Untuk mendorong adanya solusi bersama tersebut, maka saya mendirikan lembaga ”Solusi Bangsa”. Lembaga ini diharapkan dapat mengembangkan solusi yang konkret bagi Indonesia, terutama menyangkut berbagai masalah mendasar bangsa. ”Solusi Bangsa” akan mencari jalan keluar bagi persoalan ketahanan pangan serta enerji saat ini, mengembangkan jiwa kewirausahaan masyarakat, hingga merumuskan solusi bagi peningkatan ekonomi bangsa bertumpu pada kekayaan alam dan budaya seperti melalui pengembangan wisata. Keberadaan ”Solusi Bangsa” juga untuk mengingatkan kita semua agar terus fokus mencari solusi dan bukan untuk bertikai satu sama lain.
Mari kita semua melahirkan solusi agar masyarakat dapat hidup sejahtera!
Persoalan bangsa yang harus dihadapi negara ini memang sangat rumit dan berat, apalagi di tengah kecenderungan ekonomi dunia yang melemah serta harga minyak dunia yang sangat tinggi seperti sekarang. Siapapun yang menjadi presiden atau politisi, akademisi, aktivis LSM, birokrat, hingga tokoh agama saat ini tidak akan mampu mengatasi persoalan jika tidak memiliki strategi yang jelas bagaimana memberikan solusi atas berbagai persoalan. Apalagi bila posisi tersebut lebih digunakan semata-mata untuk mendapatkan ’kekuasaan’ dan ’uang’ seperti yang sekarang banyak terjadi, serta bukan untuk membantu masyatakat.
Kita tak boleh membiarkan masyarakat terus mengalami penderitaan hingga waktu-waktu mendatang. Masyarakat harus dibebaskan dari kesulitan yang dihadapinya, dan Indonesia harus bangkit untuk menjadi bangsa dan negara maju. Untuk itu, kita memerlukan solusi atas semua persoalan yang ada. Untuk apa menjadi politisi, aktivis masyarakat, pejabat publik, dan bahkan pemimpin bangsa kalau tidak dapat menawarkan solusi yang tepat bagi bangsa kita? Karena itu solusi merupakan kata kunci yang harus dipegang oleh seluruh elemen bangsa ini, terutama para pemimpinnya. Solusi tersebut harus pula merupakan solusi bersama, dan bukan solusi masing-masing yang dapat bertabrakan yang satu dengan yang lainnya.
Untuk mendorong adanya solusi bersama tersebut, maka saya mendirikan lembaga ”Solusi Bangsa”. Lembaga ini diharapkan dapat mengembangkan solusi yang konkret bagi Indonesia, terutama menyangkut berbagai masalah mendasar bangsa. ”Solusi Bangsa” akan mencari jalan keluar bagi persoalan ketahanan pangan serta enerji saat ini, mengembangkan jiwa kewirausahaan masyarakat, hingga merumuskan solusi bagi peningkatan ekonomi bangsa bertumpu pada kekayaan alam dan budaya seperti melalui pengembangan wisata. Keberadaan ”Solusi Bangsa” juga untuk mengingatkan kita semua agar terus fokus mencari solusi dan bukan untuk bertikai satu sama lain.
Mari kita semua melahirkan solusi agar masyarakat dapat hidup sejahtera!

