Masalah energi saat ini menjadi isu yang sangat serius, baik di Indonesia maupun di dunia. Hal ini dipicu dengan harga minyak dunia yang mengalami kenaikan yang cukup signifikan yang dampaknya mengakibatkan krisis global. Negara manapun akan kena dampak krisis ini.
Demikian juga dengan Indonesia. Rakyat yang sudah susah makin susah saja memenuhi kehidupannya yang paling dasar sekalipun. Apabila kita perhatikan media, baik tayangan teve maupun media cetak, ada saja berita yang mengabarkan tentang kepiluan hidup yang semestinya tidak boleh terjadi di negeri ini. Makin banyak saja orang yang putus asa. Makin meningkat saja jumlah orang yang bunuh diri, mambakar diri, bahkan mengajak bunuh diri dengan anak-anaknya sekaligus. Parahnya, kita pun makin terbiasa mendengar, melihat, dan membaca media yang mengabarkan kengerian ini. Hilangnya nyawa sudah dianggap wajar dan hanya angka belaka. Belum lagi tindak kriminal yang makin berani dan merajalela. Penyebab ini semua adalah kesulitan hidup yang mendera.
Apakah fakta ini tak tampak di mata para pemimpin, pejabat, politisi, budayawan, dan agamawan? Wallahu a’lam! Yang jelas kita tidak bisa begitu saja membiarkan kegetiran hidup ini terus-menerus menyelimuti bangsa Indonesia. Sudah semestinya kita bersama-sama memikirkan dan membuat solusi yang bisa membantu meringankan beban rakyat. Alangkah baiknya jika para politisi berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan untuk rakyat. Tidak hanya pas menjelang pemilu, pilpres, atau pilkada. Para agamawan juga berbuat untuk umatnya dan tak terbatas hanya di mimbar-mimbar saja. Para budayawan menularkan budaya yang membangun budaya yang positif untuk masyarakat. Para ilmuwan berlomba mencipta teknologi yang tepat guna untuk masyarakat.
Bangsa yang besar dengan kekayaan yang berlimpah ini semestinya tidak terlalu mengalami krisis energi yang bila seluruh komponen bersatu padu menciptakan energi alternatif. Begitu banyak potensi alam yang terabaikan. Angin yang berembus kencang di sepanjang pesisir lautan di Indonesia bisa dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik. Negara Jerman secara serius sudah menjadikan hembusan angin ini sebagai energi pembangkit listrik mereka.
Atau curahan sinar matahari di seluruh wilayah hampir sepanjang tahun yang masih kita abaikan secara mubazir. Akan sangat luar biasa bila ini bisa dimanfaatkan sebagai energi listrik untuk rumah tangga yang bisa dikembangkan bahkan jauh di pelosok negeri ini. Walau pengembangan energi alternatif tidak serta merta mengatasi kemiskinan, setidaknya akan membantu masyarakat.
Nah saatnya bersama-sama berbuat untuk rakyat dengan perbuatan yang cerdas dan ikhlas.
Jumat, 08 Agustus 2008
SAATNYA BERBUAT
Langganan:
Komentar (Atom)

